Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Astrological Calculator
MP3 Player

Calendar

Recommended service:
online dating alert signals
Ujian Terberat Buat Ririn
Ditulis Oleh Suwarti   
Rabu, 27 Januari 2010

Suatu malam yang menjadi saksi bisu kejadian yang hampir melupuhkan hati seorang anak yang baru duduk di kelas 2 SMP. Rabu, 2 Oktober 2007 mungkin bisa dijadikan hari yang tidak akan terlupakan buat Ririn. Bukan hanya penyakit yang diderita ibunya, namun sikap ayahnyalah yang paling menyakitkan. Disaat ibunya tengah berjuang menghadapi maut, ayahnya justru sedang sibuk berjudi.

Selengkapnya...
 
**Hari Yang Lelah**
Ditulis Oleh Achmad Muadzin   
Rabu, 20 Januari 2010

“Aa bangun…”

Bunyi SMS itu membangunkanku dari lelapnya tidur. Aku segera melipat kasur busa tipisku yang usang dan segera melangkah lelah terpanting timpang di atas teras yang sudah pudar warnanya.

“Makanya jangan maen futsal mulu” kata-kata itu  menghiang ditelingaku namun aku tak patuh.

Cuaca pagi ini sangat cerah tidak seperti biasanya, burung-burung pun berkicau riang menyambut pagi benderang. Aku menatap keluar dari jendela kecil mungil berpagar besi tak utuh. Ada objek menarik disana. Awan putih background biru berbentuk love.

Pukul 07.00 aku merapikan komputerku untuk aku bawa ke temanku, mas Hadi. Ia akan membetulkannya karena sudah sebulan komputerku tak dapat aku gunakan.

 

“Assalamu Alaikum…” sapaku menunggu jawaban dari sang pemilik rumah yang masih terlihat sunyi senyap bagai tak ada penghuninya. Aku menunggu.

 “Wa Aalaikum Salam…” Sahutnya, terdengar suara wanita. Lembut.

“Ada apa Muad?” Tanyanya padaku. Lembut, manis la tersenyum menyapa.

“Mau nitip motherboard untuk mas Hadi”

“oh yaudah sini nanti aku kasihkan yah…”

 

Selengkapnya...
 
Langkahku Lelah Membelai
Ditulis Oleh Admin   
Sabtu, 19 Desember 2009

Puisi ini ditulis oleh Ahmad Muadzin dimana puisi ini menceritakan tentang kesehariannya yang selalu jalan kaki kemana Ia pergi termasuk ke Sekolah (PKBM N 27). Silahkan disimak.

 

Akan aku patahkan kaki ini,
Demi mimpi yang terpati, rela aku sakit dalam tenang atau jerit
Meski kaki ini lelah melangkah aku akan tetap berjalan menelusuri jalan terang untuk masa depan
Disana terbentang tatanan rumah mewah dan mobil melambai

Semangat kaki-ku,
Aku berharap engkau membawaku kesana
Jangan engkau kalah dalam perang
Engkau bisaa...
Biar mereka bersorak mengkepak menatap langkahmu terhoyong-hoyong
Terpanting dalam gelap tapi tak pudar
Apa kata "MEREKA" jika engkau jatuh, tersimpuh

Ada terang disana
Jangan engkau hiraukan sorak ramai menindih
Gelap, hujan, petir. jangan lelah
Wahai langkahku gaduh
Jangan diam engkau harus menggebu
Menembus batas itu....
 
Miss U mom....
Ditulis Oleh aisyah al islamiyah   
Selasa, 08 Desember 2009
Langit dikota Bandung sore ini mulai terlihat mendung, dari kejauhan nampak awan hitam yang menyelimuti 2 gunung terdekat dengan tempat tinggalku. Gunung burangrang dan tangkuban perahu sudah tidak lagi terlihat sebuah gunung melainkan hanya sebuah termpat yang gelap pekat. entah apa namanya hanya semakin terlihat angker.
gerimispun mulai perlahan menetes, tetesan pertama terasa dingin menyentuh kulit. ditambah listrik yang padam,.... kurentangkan tangan seraya memendang langit dan menunggu tetesan gerimis yang menyapa ku.
Waktu semakin temaram, sunyi senyap berada jauh dari keramaian, hanya suara kodok yang sahut menyahut ditambah gemercik air diatas genting,...memecah kesunyian.
Suasana seperti ini semakin membuat aku merindukan hangatnya kebersamaan. kebersamaan yang pernah aku lewati bersama orang- orang yang aku sayang, keluarga dan para sahabat teristimewa dalam hidupku.

Selengkapnya...
 
PERJUANGAN DAN AIR MATA PART 7
Ditulis Oleh aisyah al islamiyah   
Senin, 24 Agustus 2009
Hampir 1 bulan lebih setelah ujian nasional, namun belum  juga ada kabar kelulusan. seminggu sekali raisha menyempatkan untuk berkunjung ke PKBM. untuk mengetahui perkembangan pengumuman kelulusan.
Selengkapnya...
 
PERJUANGAN DAN AIR MATA part 6
Ditulis Oleh aisyah al islamiyah   
Kamis, 20 Agustus 2009
Daun kembali berguguran, berjatuhan meniggalkan ranting dipohon. Selembar demi selembar menyentuh bumi. Betapa kasihan daun itu harus gugur karena usia sedangkan ranting diatas sana masih berharap daun kembali bersemi.
        Mungkin suatu hari nanti  manusia akan mengalami hal yang sama. Gugur sebelum bersemi, seperti halnya yang dialami teman kecil Raisha, Naya,.... saat ini dia telah gugur sebelum berperang. Saat ini semua warga dikampung Raisha tengah membicarakan kejadian yang menimpa Naya. Naya memang polos,cara berpikirnya sedikit tertinggal. Tidak heran jika ia dimanfaatkan bahkan dijadikan korban kebiadaban seorang lelaki. Yang tidak lain adalah Gurunya disekolah. Rasanya tidak pantas ia benyandang predikat seorang Guru pada kenyatannya kelakuannya sama seperti binatang.
Selengkapnya...
 
PERJUANGAN DAN AIR MATA part 5
Ditulis Oleh aisyah al islamiyah   
Kamis, 20 Agustus 2009
Ujian Nasional
 
        Mentari pagi mulai tampak dijendela kamar Raisha. Hangatnya menyentuh lembut apa dan siapa saja. Sang raja dunia sesaat telah membangunkan mimpi buruknya. Ya,... karena ketika terbangun ia memulainya dengan senyuman. Mencoba melupakan apa yang membebaninya. Hari ini akan jauh berbeda,tepat pukul 09:30 wib. Raisha bersiap-siap untuk Ujian Nasional. Kemudian berangkat menuju tempat pelaksanaan ujian didaerah Blok M. Hampir semua teman- temannya berangkat mempergunaka kendaraan pribadi. Tidak dengan Raisha, mawar, mba tika, ami, erni dan beberapa orang yang belum ia kenal. Ternyata mereka adalah Dirga dan mba jumi. Mereka berngkat mempergunakan kendaran umum.
        " Oh my God,... perjalanan sangat macet, panas, berdiri, ditambah lapar dan jantung yang berdetak kencang. Lengkap sudah perasaan nervous ketika itu. Maklumlah sudah tidak heran Jakarta semacet ini ditambah ini jam makan siang".
Selengkapnya...
 
PERJUANGAN DAN AIR MATA part 4
Ditulis Oleh aisyah al islamiyah   
Kamis, 20 Agustus 2009
Dear Allah
                                                                                                                     Rabu 24 sept, 04.50  WIB

 
        Dari air mata ini ku terjemahkan setiap asma-Mu. Dikeheningan subuh, aku coba merentangkan dan menadahkan kedua telapak tangan tuk memohon setitik ampunan. Tuhan ,...aku tak mampu untuk mengendalikan diriku. Aku ingin berlari meninggalkan semua ini. Tapi kemana aku harus berlari, sedang menapakkan kakipun kau tak mampu.
        Setiap kali aku tegak berdiri, kucoba melangkah menyusuri setapak demi setapak arah tujuanku. Namun langkahku goyah menyusuri kesakitan ini. Bukan karena aku tak menyakini kebesaran-Mu. Melainkan aku takut masa lalu itu kembali menyayat hati, yang terus memenjaraku dalam ketakutan.
Ya Rabb, aku tak akan sanggup menjalani ini tanpa kehadiran-Mu. Maka jangan biarkan aku tenggelam dalam ketakutan yang akan membuat aku jauh dari-Mu.  Sesungguhnya Engkau yang maha mengerti.
Selengkapnya...
 
Terima Kasih Atas Jasamu
Ditulis Oleh Achmad Muadzin   
Jumat, 24 Juli 2009
Tinggi jasamu agung
Menatih lelah, tak lelah terhuyung mengaung
pagi, sore, malam engkau menabung
Demi anak-anakmu seringai terapung

Engkau tempat kami menaung
Cita cinta engkau berikan tulus
Tanpa pamrih kau mengajari kami
Upah tak seberapa kau dapatkan
Namun senyum-mu tulus mengelus

Jasamu melekat dihati kami erat
Kau datang jauh merekat
Namun tak jarang bangku sekarat kau lihat
Maafkan kami...
Ampuni kami guru yang ulet...
Terima kasih atas jasamu erat...
 
Ketika Siswa PKBM berkarya
Ditulis Oleh aisyah al islamiyah   
Minggu, 19 Juli 2009

Bakat adalah anugrah yang dimiliki manusia sejak lahir. Setiap orang memiliki bakat dibidang yang berbeda. Namun tergantung bagaimana niat dan minat seorang untuk tetap mempertahankan bahkan mengembangkan kembali bakat yang dimilikinya. Sedangkan kreativitas merupakan kemampuan untuk mencipta atau berkreasi. Dan untuk megembangkan bakat dan kretivitas dibutuhkan semangat kepahlawanan. Yakni semangat yang terlahir ketika seseorang membentuk jati dirinya menjadi sosok yang kreatif. Bukan hanya pintar melainkan aktif dan kreatif memanfaatkan waktu dan kesempatan. Inilah yang coba dilakukan oleh siswa- siswi PKBM N 27 pada tanggal 11 Juli 2009. Tepat pukul 10:00 wib s/d selesai pihak PKBM Mengadakan Pentas seni. Suatu ajang kreativitas siswa- siswi PKBM yang bertema "Mari berkarya". Yang memberi kesempatan untuk siapapun berkreasi terutama siswa PKBM. Dari awal pelaksanaan, acara berjalan dengan Latu ( Lancar, aman, dan utuh) sampai dengan selesai.

Selengkapnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 15 dari 27
Polls
Pelajaran Apa Yang Paling Kamu Sukai?
 
Who's Online